2019? Pengen Beli Ini....

Hallo sobat Kuskus😘


Wishlist Belanjaan Tahun 2019
Pada kesempatan kali ini saya akan mengisi artikel dengan konten yang receh. Sebenarnya tidak perlu ditulis, ya siapa sih yang mau baca hehe. Artikel ini dibuat untuk mengikuti challenge ngeblog di awal tahun. Tenang hari ini terakhir kok.

Belanja. Belanja berarti suatu tindakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dalam Ekonomi sering disandingkan dengan Y sebagai pendapatan dan S sebagai tabungan. Sedangkan konsumsi adalah C. Y=C+S. Tentu model yang paling ideal jika pendapatan dapat dibelanjakan sekaligus masuk di dalam tabungan. Lantas bagaimana jika terlalu banyak belanja atau konsumsi? Bokek bro wkwk. Maksudnya kita tidak memiliki investasi untuk masa depan, siapa tahu ada keperluan mendesak.

Saran saya pandai-pandailah mengatur laju pengeluaran ya. Saya sebagai anak kost yang masih bergantung pada orangtua dan dana beasiswa, perlu me-manage dan mengklasifikasi mana yang menjadi prioritas atau bisa ditunda dulu. Keperluan sehari-hari menjadi biaya rutin yang dikeluarkan, jika lebih bisa dimasukkan ke dalam tabungan.

Sebenarnya saya tidak ada list belanja khusus untuk dibeli di tahun 2019. Mungkin bisa dibilang sesuatu yang "pengen dibeli" bukan suatu kebutuhan rutin.
Apa saja sesuatu yang pengen saya beli?
Cekidot...

1. Novel

Dari tahun ke tahun saya selalu pengen untuk membeli novel. Dari tahun ke tahun juga saya tak mewujudkannya. Banyak hal yang lebih menjadi prioritas saya seperti buku untuk kuliah. Mungkin karena saya penikmat seni secara visual, maka membaca sinopsis dan melihat cover saja sudah menjadi kepuasan tersendiri. Sejak pertengahan 2018 saya selalu mengincar satu buku yang bikin penasaran setengah tahun yakni karya Bang Muhidin M. Dahlan. Karyanya yang kontroversial itu selalu membayang-bayangiku, semoga kesampaian deh hehe.

2. Cartridge

Wishlist yang satu ini juga termasuk penting untuk dibeli. Sayang printer yang dulu dibeli saat SMA menganggur gara-gara cartridgenya beku. Berbagai macam cara pernah say usahakan, mulai dari menghangatkannya, dielus-elus pakai tisu, diisikan tintanya, tetap saja beku alias tidak berfungsi. Memang sudah masanya untuk diganti. Setelah membangkai hampir 2 tahun, semoga saja 2019 saya akan menghidupkannya kembali dengan membeli cartridge baru horee.

3. Masker

Perempuan tetaplah perempuan, tidak ada yang bisa mengubah takdir. Kalaupun bisa melalui cara yang tidak baik, sejatinya gender yang Allah kenal adalah gender yang dari lahir kamu miliki. Saya perempuan, wanita, cewek, calon tulang rusuknya kamu (abaikan). Orang mengenal saya sebagai perempuan anti dengan aktivitas mempercantik diri. Dalam artian menghindar alat-alat perawatan perempuan. Jujur, setomboi-tomoinya perempuan masih ada sisi feminim yang ia miliki.

Memang secara keseharian saya tampil natural tak berlipstik dan tak berbedak, tapi untuk yang satu ini (read: masker) paling asik untuk dipakai. Masker wajah yah, bukan masker ala wibu-wibu. Kegiatan bermaskeran adalah kegiatan untuk merehatkan sejenak pikiran, menikmati aroma masker yang merelaksasi diri. Itulah mengapa saya senang, selain untuk membasmi komedo dan jerawat masker mampu menjadi alat untuk merelaksasi diri.

4. Domain promo akhir tahun

Nomor 4 ini selalu diburu oleh para blogger di akhir tahun. Berbagai macam penawaran promo diberikan oleh penyedia hosting dan domain di akhir tahun. Semoga di akhir tahun 2019 saya dapat berburu domain (dot)com, domain sejuta users bahkan lebih hehe.

5. Headset dan Flashdisk

Terakhir! Headset dan flashdisk sepasang benda yang hilang di tahun 2018. Flashdisk yang hilang secara tidak sengaja, karena kesalahan komunikasi. Teman saya mengira saya yang bawa, eh saya malah mengira dia yang bawa. Hilang lah sudah flashdisk yang selalu menemani dari SMA hingga beranjak kuliah. Oiya, setelah kehilangannya saya pernah mengganti yang baru tapi sayang hanya bertahan satu bulan yang baru juga ikut hilang. Sama halnya dengan flashdisk, headset saya juga hilang. Rasanya headset itu hilang karena dipinjam tapi saya lupa siapa yang pinjam dan mungkin si peminjam lupa itu milik siapa (sedih). Semoga secepatnya saya bisa membeli yang baru lagi.

Bantu doanya ya para readers, bantu untuk membeli juga boleh hehe.
Terima kasih, yuk berkomentar.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel