[TIPS KTI #2] Cara Mudah Membuat BAB 2 Kajian Teori

bab 2


Kucing rakus muka datar
Makan teri tak berasa
Hallo Sobat Kuskus Pintar
Sudah lama kita tak bersua😁

Jadi kali ini saya akan berbagi ilmu yang pernah saya serap sewaktu duduk di bangku SMA. Ilmu yang sungguh tak banyak ini akan saya bagikan dengan cuma-cuma (Azik)

Oiya boleh dong cerita sedikit, dulu sewaktu SMA saya ngambil jurusan IPS. Kenapa saya milih IPS ? hehe ntar kapan-kapan saya ceritakan di lain artikel yah (Takut kepanjangan dan akhirnya membosankan).

Singkat cerita ada salah satu mapel yakni Sosiologi. Pelajaran Sosiologi termasuk mapel yang sangat saya gemari, karena ke-simple-annya lho hehe. Simple karena kami hanya bawa modul tipis kertas HVS yang saya taksir hanya berjumlah 200 halaman. Modul sakti tersebut berisi materi selama SMA yakni kelas 10, 11, dan 12.

Wow bener bukan? Dibalik modul sakti itu ada sang penulis pena yaitu Tino Raharjo (Guru saya dulu). Andai saja kitab PSAK anak Akuntansi bisa dirangkum sedemikian rupa juga, alangkah bahagianya hidupku 😂

Kepanjangan ya ceritanya?
Oke lanjut ke inti pembahasan artikel kali ini. Apa itu?

Kuy cek ke bawah hehe

BAB 2 Kajian Teori


Materi dari Tips KTI yang ke #2 yakni Kajian Teori. Adapun nama lainnya adalah Landasan Teori, kajian pustaka dan istilah-istilah lainnya.

Pada Bab 2 Karya Tulis Ilmiah mencakup:

A. Landasan Teori

B. Teori Penelitian Terdahulu (jika ada)

C. Hipotesis (jika ada)

D. Kerangka Berpikir (jika ada)


Tau nggak apa aja isi dari Landasan teori?
Belom yah?

Oke langsung saja...

A. LANDASAN TEORI


Berikut ini penjelasannya secara ringkas.
1. Istilah lain dari landasan teori adalah kajian pustaka, tinjauan pustaka, studi pustaka/kajian teori.
2. Landasan teori merupakan telaah masalah penelitian/penulisan karya tulis ilmiah yang didasarkan pada teori, fakta, data, pengertian, hasil penelitian sebelumnya yang diperoleh dari hasil pencarian sumber melalui membaca.
3. Pokok pembahasan yang dikaji ialah variabel yang menjadi fokus penelitian/penulisan.
4. Landasan teori ini dijadikan sebagai dasar membuat hipotesis

Contoh nih yah kalo belom jelas dengan ringkasan di atas.

Judul Karya: "wakafkito.com, Solusi Pembiayaan Umat"
Nah pada karya tersebut yang menjadi titik fokus permasalahannya adalah cara baru dalam mengumpulkan wakaf tunai. Solusi yang mereka tawarkan melalui penerapan fintech (Financial Technology) yakni rancangan situs wakafkito.com.

Pada karya tulis tersebut bisa diuraikan mengenai teori tentang wakaf, fintech, dan model pimbiayaan/akad yang digunakan.
Seperti berikut ini.
BAB 2 KAJIAN TEORI
2.1 Landasan Teori
2.1.1 Wakaf Tunai
2.1.2 Financial Technology
2.1.3 Akad Mudharabah

Jadi begitu sobatKus untuk penjelasan mengenai Landasan teorinya.

B. TEORI PENELITIAN TERDAHULU (Jika ada)


Pada bagian ini berisi penelitian terdahulu yang relevan atau memiliki kesamaan dengan karya tulis yang kita buat. Bagian yang perlu ditulis pada bagian Teori penelitian terdahulu adalah nama (penulis/instansi), tahun penulisan, judul penelitian, dan ringkasan singkat atau hasil penelitian (kesimpulan).

Misalnya penelitian yang pernah ada terkait pembuatan website untuk menghimpun dana wakaf, namun memiliki perbedaan dari karya tulis yang kalian buat. Pada penelitian terdahulu website hanya menghimpun dana wakaf tunai untuk pembangunan infrastruktur. Nah pada karya tulis kalian memiliki inovasi, yakni dana yang dihimpun ditujukan untuk UMKM. Ibaratnya website yang dibuat adalah tempat pertemuan antara investor dan pencari dana usaha.

Namun pada bagian ini sifatnya tidak wajib ditulis atau dicantumkan karena tidak semua peneltian pernah dilakukan sebelumnya.

C. HIPOTESIS (Jika ada)


Hipotesis merupakan jawaban sementara (praduga) dari hasil kajian teori yang masih perlu dibukti kebenarannya. Beberapa penelitian atau karya tulis ilmiah todak memerlukan hipotesis seperti kajian secara historis dan deskriptif. Biasanya karya tulis ilmiah humaniora (ekonomi dan sosial) jarang menggunakan hipotesis.

Ada dua jenis hipotesis:
-Hipotesis kerja/hipotesis alternatif/Ha.
Merupakan semua hipotesis yang dibangun oleh penulis. Contohnya, ada hubungan antara pacaran dengan prestasi belajar.
-Hipotesis nol/Ho.
Merupakan ingkaran atau kebalikan daru hipotesis Ha. Contohnya, tidak ada hubungan antara pacaran dengan prestasi belajar.

D. KERANGKA BERPIKIR


Kerangka pikir berisi bagan yang merupakan alur penulisan atau penelitian karya tulis yang dibuat oleh si penulis. Pada karengka berpikir ini dimulai dari penemuan masalah hingga ditemukannya solusi dan disusun secara sistematis. Layaknya bagan, kerangka berpikir dibuat seperti bagan yang memiliki anak panah sebagai penghubung dan jika diperlukan dapat ditambah beberapa cabang.Berikut ini contoh Kerangka Berpikir dengan judul Karya Tulis Ilmiah "WAKAFKITO.COM, SOLUSI PEREKONOMIAN UMAT MASA KINI”

kerangka berpikir


Sudah berakhir perjumpaan materi artikel kita kali ini, akhir kata semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel