Sajak Malam Jum'at: Kita Tak Pernah Tau

Photographer
Pict by pinterest

Kita Tak Pernah Tau


'Kita' tak akan pernah seutuhnya merasakan apa yang mereka rasa,
Mereka yang duduk dan tidur dibalik jeruji besi,
Mereka yang terbaring lemah di atas kasur rumah sakit,
Mereka yang tidak tidur berada di pos ronda.

Atau mereka yang kedinginan berselimut kardus,
Mereka yang hidup dengan derita masa lalu, terkena hukuman sosial di masyarakat, dan kita tak seutuhnya merasakan itu.

Bagaimana rasanya hidup menjadi seorang anak dari koruptor di negeri ini atau menjadi anak seorang pembunuh,
Hey 'kita' tak tau itu.

Bagaimana rasanya menjadi anak yang terlahir atas dosa orangtuanya,
Anak-anak yang terbuang sejak ia lahir,
Dan masih banyak rasa lainnya,
Tak berhenti disitu saja,
Masih ada lagi.

Bagaimana rasanya hidup menahan aib setelah mahkotanya terenggut paksa,
Rasa menjadi mereka yang hidup terpaksa menjalani kisah merpati biru yang mengepakkan sayap di malam hari,
Rasa menjadi mereka yang dilabeli memiliki kecenderungan yang berbeda tapi inginkan kesembuhan.

Rasa menjadi mereka yang terkhianati di garis perjuangan yang ia lewati.

Aku tak bisa terlelap sejak kemarin kata-kata itu terlintas.

Akhir kata, kita tak cukup tau sebesar apa rasa sakit yang mereka sembunyikan,
Tapi lihatlah mereka masih mampu hidup berdampingan dengan kita yang mungkin pernah tak sengaja ikut berkata "kasihan yah" dan mungkin kata-kata lainnya.

Mungkin dengan menuliskan ini resahku hilang,
dan mari terlelap.

20 Juni 2019
Sajak malam jum'at😇

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel