[PUISI] Kala Senja

Kala Senja


Kala Senja


Sebetapa benci aku pada senja,
Tetap saja ia yang ku nanti.

Kau bertanya, kenapa benci?
Sebab kala senja, jalanan bising tak karuan,
Anjing menggonggong bersahutan,
Anak jalanan menunduk akan duit recehan,
Suami yang tak kunjung pulang, terjebak kemacetan,
Istri gelisah mengharapkan kehadiran,
Adik kecil dimarahi pulang kesorean,
Aku duduk kesepian,
Kamu berlari di pikiran.

Kala senja.
re, Agustus 2019.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel